![]() |
| Flayer Yang Beredar dimedia sosial |
JOMBOR SUMBEREJO—Kegiatan Peken Kidung Mbah Gombel di Desa Sumberejo, Kecamatan Klaten Selatan kembali dibuka pada Minggu (5/4/2026). Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.00 WIB tersebut disambut antusias oleh masyarakat setempat maupun pengunjung dari luar wilayah.
Kegiatan yang mengusung konsep pasar tradisional berbasis budaya ini menghadirkan beragam kuliner khas desa, jajanan tradisional, serta aktivitas sosial yang melibatkan masyarakat secara langsung. Suasana pedesaan yang asri menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang ingin menikmati nuansa berbeda dari pasar modern.
Koordinator kegiatan, Singgih, menyampaikan bahwa Peken Kidung Mbah Gombel merupakan agenda rutin yang digelar secara berkelanjutan sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat desa.
“Kegiatan ini kami laksanakan setiap minggu ke-2 dan ke-4. Tidak hanya sekadar pasar, tetapi juga diisi dengan berbagai agenda sosial, budaya, dan kolaborasi dengan pihak-pihak yang memiliki visi dan misi yang sama dalam membangun desa,” ujar Singgih.
Menurut dia, kegiatan ini menjadi wadah bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mengembangkan usaha sekaligus meningkatkan perekonomian warga. Selain itu, Peken Kidung Mbah Gombel juga menjadi ruang pelestarian budaya lokal yang mulai jarang ditemui di tengah perkembangan zaman.
Sementara itu, perwakilan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sumberejo menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini mampu memperkuat peran masyarakat dalam pembangunan desa berbasis potensi lokal.
“Kami dari BPD sangat mendukung kegiatan ini karena memberikan dampak positif bagi masyarakat, baik dari sisi ekonomi maupun sosial. Ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan warga,” ujarnya.
Kepala Desa Sumberejo juga mengapresiasi inisiatif masyarakat dalam menghidupkan kembali kegiatan tersebut. Ia berharap Peken Kidung Mbah Gombel dapat terus berkembang dan menjadi ikon desa.
“Kami berharap kegiatan ini bisa berkelanjutan dan menjadi daya tarik desa. Dengan kolaborasi yang baik antara masyarakat, pemerintah desa, dan berbagai pihak, potensi desa bisa semakin berkembang,” katanya.
Antusiasme warga terlihat dari ramainya pengunjung yang memadati lokasi kegiatan sejak pagi hari. Berbagai stand kuliner tradisional menjadi daya tarik utama, sementara interaksi hangat antarwarga menciptakan suasana kekeluargaan yang kental.
Dengan kembali dibukanya Peken Kidung Mbah Gombel, diharapkan kegiatan ini tidak hanya menjadi pusat ekonomi rakyat, tetapi juga mampu memperkuat identitas budaya serta menjadikan Desa Sumberejo sebagai desa yang mandiri dan berdaya saing.

0 Komentar