SD N 2 Sumberejo Kebanjiran Sore Ini, Air Penuhi Halaman Dan Jalan Kampung

Kondisi SD N 2 Sumberejo saat ini yang disampaikan
oleh Pak RT di WAG Lembaga Desa 

KLATEN SELATAN — Hujan deras yang mengguyur wilayah Klaten Selatan sejak sore hingga malam hari ini menyebabkan SD N 2 Sumberejo, Dusun Karangnongko, Desa Sumberejo, tergenang banjir. Luapan air sungai yang berada tepat di samping sekolah meluber hingga memenuhi halaman, bahkan sempat masuk ke sejumlah ruang kelas.

Ketua RT setempat, Jhon Didik, mengatakan air mulai meluap saat intensitas hujan meningkat pada sore hari. “Air dari sungai di samping SD memang sering meluap kalau hujan deras. Tapi kali ini luapannya sampai memenuhi halaman SD, bahkan ada yang masuk ke dalam kelas,” ujarnya saat ditemui, Selasa (malam).

Meski demikian, hingga malam ini air dilaporkan sudah mulai surut. Genangan di jalan sekitar sekolah sempat mencapai setinggi lutut orang dewasa. Namun air belum sampai masuk ke rumah-rumah warga.

“Untuk jalan tadi setinggi lutut kaki, tapi belum memasuki rumah warga. Masih aman. Namun kalau hujan tidak berhenti dan kembali deras, ada potensi bisa masuk ke rumah,” tambah Jhon Didik.

Menurutnya, kondisi tersebut sudah menjadi agenda rutin setiap kali hujan deras mengguyur wilayah itu. Warga sudah memahami pola luapan sungai yang terjadi saat debit air meningkat drastis dalam waktu singkat.

Ia menilai solusi jangka panjang perlu segera dilakukan agar banjir tidak terus berulang. “Solusinya ya harus dikeruk atau didalamkan lagi sungainya, serta dilakukan normalisasi supaya aliran air saat hujan besar bisa lancar,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua BPD Sumberejo menambahkan, secara geografis posisi bangunan sekolah dan halaman memang lebih rendah dibandingkan area sekitar. Kondisi tersebut diperparah dengan tingginya curah hujan serta drainase yang tidak berfungsi maksimal.

“Posisi bangunan dan halaman rendah, curah hujan tinggi, drainase tidak berfungsi maksimal. Maka masalah ini segera kita rencanakan untuk dipihak oleh anggaran desa dan kita cari solusi terbaiknya,” ujarnya.

Menurutnya, langkah sementara yang bisa dilakukan adalah gotong royong membersihkan dan mengeruk sungai agar tidak kembali meluap saat hujan deras turun.

“Untuk sementara kita lakukan gotong royong bersih kali dan keruk agar tidak meluap lagi,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, tidak ada laporan kerusakan berat maupun korban jiwa. Pihak sekolah dan warga setempat masih memantau perkembangan debit air mengingat hujan di beberapa titik wilayah Klaten masih turun dengan intensitas ringan.

Saat Air Sungai meluap tak mampu untuk menampung air
derasnya hujan sore sampai malam, terlihat jalan menuju 
Karangnongko juga banjir



Posting Komentar

0 Komentar