BUMDes Sumberejo Siapkan Kandang Ayam Joper, 5.000 DOC Segera Masuk

 

Kondisi kandang budidaya  ayam joper BUMDES Sumberejo

KLATEN — Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sumberejo tengah menyiapkan kandang ayam jenis Joper (Jowo Super) sebagai bagian dari program ketahanan pangan desa. Rencananya, sebanyak 5.000 DOC (Day Old Chick) atau bibit ayam akan segera dimasukkan ke dalam kandang yang saat ini masih dalam tahap penyelesaian.

Pelaksana lapangan kegiatan tersebut, Nur, mengatakan bahwa bibit ayam dijadwalkan mulai datang besok secara bertahap. Oleh karena itu, para pekerja saat ini sedang mempercepat pemasangan plastik penutup kandang serta penataan sekat-sekat atau kotakan untuk tempat DOC.

“Rencananya memang akan dimasukkan sekitar 5.000 DOC, tetapi kedatangannya besok dilakukan secara bertahap. Hari ini kami kebut pemasangan plastik dan sekat kandang karena besok DOC sudah mulai datang,” ujar Nur saat ditemui di lokasi, Senin.

Menurutnya, sistem kandang dibuat dengan beberapa kotakan pembesaran, di mana setiap kotak direncanakan menampung sekitar 400 ekor DOC agar pemeliharaan lebih terkontrol dan ayam tetap sehat.

Selain itu, fasilitas pendukung seperti listrik juga sudah tersedia, hanya tinggal merapikan jalur instalasi serta memastikan titik-titik tertentu diberi penutup plastik agar kondisi kandang tetap hangat, terutama karena saat ini memasuki musim hujan.

“Harapannya dengan pemasangan plastik ini, suhu kandang bisa tetap stabil sehingga DOC yang baru datang bisa beradaptasi dengan baik,” jelasnya.

Kondisi dalam kandang ayam joper

Sementara itu, Sekretaris BPD Sumberejo, Latif Safruddin, yang meninjau langsung lokasi kandang berharap pembangunan kandang tersebut dapat segera dimanfaatkan secara maksimal.

Menurutnya, program peternakan ayam melalui BUMDes tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan desa sekaligus memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Dengan adanya kandang ini semoga segera bisa digunakan dengan baik. Jangan sampai sudah dibuat dengan biaya yang tidak sedikit tetapi tidak dimanfaatkan secara maksimal. Harapannya program ini benar-benar bisa mendukung ketahanan pangan dan memberi manfaat bagi warga Sumberejo,” ujar Latif.

Ia menambahkan, pengelolaan kandang ayam Joper ini diharapkan menjadi salah satu unit usaha produktif BUMDes, sehingga dapat meningkatkan pendapatan desa sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Jika proses persiapan berjalan lancar, dalam waktu dekat kandang tersebut sudah mulai diisi DOC dan memasuki tahap pemeliharaan awal sebelum nantinya ayam siap dipanen. 








Posting Komentar

0 Komentar