![]() |
| Dari Kiri Kepala Desa, Direktur Bumdes Ketua BPD |
KLATEN – Pemerintah Desa (Pemdes) bersama pengurus BUMDes Sedyo Mukti menggelar pertemuan intensif untuk membahas percepatan program ketahanan pangan yang bersumber dari Dana Desa, Kamis (22/1/2026) malam.
Pertemuan yang berlangsung di balai desa setempat tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Desa, Ketua dan Sekretaris Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta Pendamping Desa Kecamatan, Mas Adi. Fokus utama pembahasan adalah memastikan pemanfaatan anggaran ketahanan pangan minimal 20 persen dari Dana Desa dapat terkelola secara produktif dan berkelanjutan.
![]() |
| Hadir pengurus bumdes 3 pengawas bumdes sekretaris desa dan BPD bendahara desa, kaur perencanaan dan Staf Perangkat Desa serta Pendamping Desa |
Kepala Desa menyampaikan bahwa koordinasi ini sangat krusial agar unit usaha yang dijalankan BUMDes Sedyo Mukti sejalan dengan regulasi pusat namun tetap berbasis pada potensi lokal. "Kami ingin memastikan sarana prasarana yang sedang dibangun benar-benar siap operasional dan mampu memberikan dampak nyata bagi ketersediaan pangan warga," ujarnya.
Pengawasan dan Pendampingan
Dalam kesempatan tersebut, Ketua BPD menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan aset. BPD berkomitmen untuk terus mengawal jalannya program agar tidak hanya menjadi pembangunan fisik semata, tetapi mampu menjadi sumber Pendapatan Asli Desa (PADes).
Sementara itu, Pendamping Desa Kecamatan, Mas Adi, memberikan arahan teknis terkait sinkronisasi program dengan prioritas penggunaan Dana Desa tahun 2026. Ia mengingatkan agar BUMDes Sedyo Mukti segera melengkapi administrasi dan SOP pengelolaan unit usaha ketahanan pangan tersebut.
"Pendampingan ini bertujuan agar secara regulasi aman, dan secara ekonomi memberikan profit bagi BUMDes. Kita dorong Sedyo Mukti menjadi percontohan di kecamatan ini," terang Mas Adi.
Fokus Pengembangan
Berdasarkan pantauan di lapangan, saat ini tengah dilakukan pembangunan struktur bangunan permanen yang diproyeksikan sebagai pusat pengembangan komoditas pangan. Proyek ini diharapkan dapat menyerap tenaga kerja lokal dan menjaga stabilitas harga pangan di tingkat desa.
Rapat koordinasi yang berlangsung gayeng tersebut diakhiri dengan penyusunan jadwal peresmian dan operasional unit usaha yang ditargetkan mulai berjalan dalam waktu dekat.
![]() |
| Pendamping desa kecamatan klaten selatan |



0 Komentar