PEMBANGUNAN KOPERASI MERAH PUTIH DESA SUMBEREJO HAMPIR RAMPUNG


Tinggal Penyelesaian Detail, Mandor Optimis Dua Bulan Lagi Diresmikan

SUMBEREJO — Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Desa Sumberejo, Kecamatan [Nama Kecamatan], Kabupaten [Nama Kabupaten], sudah mencapai tahap akhir. Struktur bangunan utama berdiri kokoh, tinggal menunggu penyelesaian detail dan perapihan.

Mandor lapangan Y.B. Rusmanto menyebut proyek tersebut bisa diresmikan dan digunakan dalam waktu dua bulan ke depan. Namun, ia menegaskan semua bergantung pada kelancaran pencairan termin anggaran dari pihak atasan.

"Dua bulan lagi sudah bisa diresmikan dan digunakan semoga lancar terus pkeejaannya. Tapi itu dengan syarat lancar termin cairnya," ujar Rusmanto saat dihubungi dirumahnya, Selasa (10/2/2026).

PROGRES SUDAH 70 PERSEN

Dari pantauan  di lokasi, pembangunan koperasi tersebut sudah mencapai sekitar 70 persen. Dinding utama sudah terpasang, rangka atap besi sudah berdiri, dan struktur bangunan terlihat kokoh.

Pekerjaan yang tersisa mencakup pemasangan atap permanen, pengecoran lantai, instalasi listrik dan air, serta perapihan eksterior dan interior.

Rusmanto menjelaskan, pekerjaan sempat terhenti sejenak akibat keterlambatan termin. Namun ia berharap dalam waktu dekat dana bisa turun sehingga pengerjaan bisa dilanjutkan dan diselesaikan tepat waktu.

"Kita sudah koordinasi dengan pihak terkait. Tinggal menunggu proses administrasi selesai," katanya.

SEKRETAFIS BPD: HARAPAN WARGA SUDAH DI DEPAN MATA

Sekretaris Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sumberejo mengaku lega melihat pembangunan sudah masuk tahap akhir. Menurutnya, warga desa sudah lama menantikan keberadaan koperasi tersebut.

" Sudah kelihatan bentuknya. Tinggal sedikit lagi, warga bisa pakai. Kami berdoa semoga termin segera cair sehingga tidak ada hambatan lagi," ujarnya saat ditemui di rumahnya, Selasa (10/2/2026) sore.

Ia menjelaskan, Koperasi Merah Putih nantinya akan menjadi pusat kegiatan ekonomi warga. Petani tebu bisa menjual hasil panen dengan harga lebih baik, mengakses pupuk subsidi, serta memperoleh pinjaman modal usaha.

WARGA SUDAH TIDAK SABAR

Warga setempat menyambut antusias perkembangan pembangunan tersebut. [Nama Warga], petani tebu asal Dusun [Nama Dusun], mengaku sudah tidak sabar menunggu koperasi beroperasi.

"Tiap hari lewat lihat gedungnya. Sudah bagus, sudah besar. Tinggal selesai saja biar kita bisa pakai jual tebu, beli pupuk, pinjam uang. Sudah lama kami nanti-nanti," katanya.

TARGET PERESMIAN

Dengan asumsi termin cair dalam waktu dekat, Rusmanto menargetkan peresmian koperasi bisa dilaksanakan pada April 2026. Ia menegaskan timnya siap mengerahkan tenaga untuk menyelesaikan sisa pekerjaan sesuai jadwal.

"Tinggal detail-detail saja. Asal bahan dan tenaga kerja tersedia, dua bulan itu cukup," pungkasnya.






Posting Komentar

0 Komentar