Makam Umum Dukuh Kwangen Ditutup untuk Warga Luar, Warga Sepakat Karena Lahan Sudah Penuh

 

MAKAM KWANGEN SAAT INI YANG SUDAH PENUH

Sumberejo — Warga Dukuh Kwangen, Desa Sumberejo, Kecamatan Klaten Selatan, Kabupaten Klaten, sepakat menutup penggunaan Makam Umum Dukuh Kwangen bagi warga dari luar wilayah dukuh tersebut. Keputusan itu diambil melalui rapat warga yang melibatkan tokoh masyarakat dan pengurus lingkungan setempat.

Ketua RT setempat menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil karena kondisi makam yang sudah penuh sehingga tidak memungkinkan lagi untuk menerima pemakaman baru, terutama dari warga di luar Dukuh Kwangen.

“Dari hasil rapat warga, kami sepakat makam Kwangen ditutup untuk warga luar. Hal ini karena lahan makam sudah penuh dan tidak memungkinkan lagi dilakukan pemakaman baru,” ujar Ketua RT saat ditemui di lokasi makam.

Makam Umum Dukuh Kwangen sendiri selama ini menjadi tempat pemakaman warga setempat. Namun dalam beberapa tahun terakhir, jumlah makam terus bertambah sehingga ruang yang tersedia semakin terbatas.

Untuk mengantisipasi kebutuhan lahan pemakaman di masa mendatang, Pemerintah Desa Desa Sumberejo telah menyiapkan lahan baru yang berada di dekat area Makam Pengkol. Lahan tersebut memiliki luas sekitar 500 meter persegi dan direncanakan menjadi lokasi pemakaman baru bagi warga desa.

Dengan adanya lahan baru tersebut, warga berharap kebutuhan pemakaman ke depan dapat tetap terpenuhi tanpa harus memaksakan penggunaan lahan makam lama yang sudah padat.

Selain itu, dalam rapat warga juga muncul usulan agar beberapa bangunan cungkup atau bangunan pelindung makam yang sudah lama dan tidak terawat dapat dibongkar. Tujuannya agar area makam terlihat lebih rapi dan memberikan ruang tambahan apabila diperlukan untuk penataan ulang.

“Warga juga mengusulkan agar beberapa cungkup yang sudah tidak terawat dibongkar supaya area makam lebih tertata dan terlihat lebih indah dipandang masyarakat,” tambahnya.

Menurut warga, penataan ulang makam juga penting agar lingkungan makam tetap terjaga kebersihannya serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang datang untuk berziarah.

Kesepakatan warga Dukuh Kwangen ini menjadi salah satu bentuk pengelolaan lingkungan berbasis musyawarah masyarakat. Dengan keputusan bersama tersebut, diharapkan keberadaan makam tetap terjaga dan kebutuhan lahan pemakaman warga Desa Sumberejo dapat terkelola dengan baik.

Ke depan, pemerintah desa bersama warga juga akan terus melakukan penataan dan pengelolaan area pemakaman agar tetap rapi, bersih, serta memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang datang berziarah. 🌿






Posting Komentar

0 Komentar