RW Kunden Titipkan Dana Retribusi Bank Sampah kepada Sekretaris BPD, Wujud Komitmen Transparansi Pengelolaan

 

Saat Penyerahan Dana Retribusi Dari RW Kunden Langsung di titipkan di kantor Desa Sumberejo disaksikan para perangkat desa [dok.bella]

Sumberejo, Klaten Selatan – Komitmen terhadap tata kelola Bank Sampah yang transparan dan akuntabel kembali ditunjukkan oleh pengurus wilayah di Desa Sumberejo. Pada hari ini, Ketua RW Kunden secara resmi menitipkan dana retribusi Bank Sampah sebesar Rp900.000 kepada Sekretaris BPD Desa Sumberejo, Latif, disertai lampiran nota pertanggungjawaban penggunaan dana untuk pembenahan transportasi angkutan sampah.

Penyerahan dana tersebut menjadi salah satu bentuk keterbukaan pengelolaan keuangan Bank Sampah sekaligus memperkuat sinergi antara pengurus Bank Sampah, BPD, dan masyarakat dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang lebih baik.

Dalam keterangannya, Ketua RW Kunden menyampaikan apresiasi kepada kepengurusan Bank Sampah yang baru. Menurutnya, semangat perubahan harus dibarengi dengan prinsip transparansi sehingga seluruh masyarakat mengetahui perkembangan pengelolaan dana maupun program yang dijalankan.

"Kami berharap kepengurusan yang baru mampu menjalankan amanah dengan baik. Pengelolaan Bank Sampah harus dilakukan secara transparan dan akuntabel agar semakin dipercaya masyarakat," ujarnya.

Ia juga berharap laporan keuangan dan perkembangan kegiatan dapat disampaikan secara berkala, minimal setiap tiga bulan sekali, sehingga seluruh pemasukan, pengeluaran, maupun program kerja dapat diketahui bersama.

Terkait masih adanya beberapa wilayah RW yang belum menyetorkan retribusi, pihaknya mengajak agar persoalan tersebut diselesaikan melalui musyawarah bersama pengurus Bank Sampah dengan difasilitasi oleh BPD sehingga tercipta solusi yang mengedepankan kebersamaan.

Selain membahas administrasi, RW Kunden turut mendukung penuh berbagai kegiatan kebersihan lingkungan yang akan dilaksanakan di Desa Sumberejo. Menurutnya, gerakan bersih lingkungan akan lebih efektif apabila melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari ibu-ibu PKK, Karang Taruna, hingga anak-anak.

"Budaya hidup bersih harus ditanamkan sejak dini. Dengan melibatkan anak-anak dan generasi muda, mereka akan belajar menjaga lingkungan dan membuang sampah pada tempatnya," katanya.

RW Kunden juga menyampaikan keprihatinannya terhadap masih adanya oknum dari luar Desa Sumberejo yang membuang sampah sembarangan di wilayah desa. Ia berharap kesadaran masyarakat terus meningkat agar lingkungan tetap bersih dan sehat.

Melalui penyerahan dana retribusi beserta dokumen pertanggungjawaban ini, diharapkan pengelolaan Bank Sampah Desa Sumberejo semakin profesional, terbuka, dan mampu menjadi contoh pengelolaan lingkungan berbasis partisipasi masyarakat demi mewujudkan Sumberejo yang bersih, sehat, rapi, dan nyaman untuk semua.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama