![]() |
| KONDISI PLAFON YANG AMBROL SAAT INI YANG DI UNGGAH DI GROUP WA |
SUMBEREJO - Kecelakaan struktur bangunan terjadi di TK Pertiwi 1 Desa Sumberejo, Kecamatan Klaten Selatan. Plafon atap ruang playground sekolah ambruk dan menggantung parah, tepat di atas area bermain anak. Peristiwa ini diketahui dari foto kondisi lapangan yang beredar pada Rabu, 20 Mei 2026.
Dari kiriman foto salah satu pendidik di Group WA terlihat plafon gypsum berwarna putih ambrol hampir 45 derajat. Runtuhan menggantung di atas wahana ayunan dan perosotan anak, hanya menyisakan sedikit bagian yang masih menempel pada rangka atap. Pecahan dan retakan besar terlihat jelas di sisi kiri dan kanan bangunan.
Yang membuat miris, rangkaian bendera umbul-umbul warna-warni masih tergantung rapi di plafon yang rusak. Bendera merah, kuning, biru, hijau, dan pink itu seolah menjadi kontras antara semangat merayakan hari anak dengan kondisi fasilitas yang tidak lagi aman. Di bawah reruntuhan, ayunan besi warna-warni masih berdiri, menunggu digunakan.
*Diduga Akibat Usia Bangunan dan Kurang Perawatan*
Belum ada keterangan resmi dari pihak sekolah terkait penyebab pasti ambrolnya atap. Namun dari kondisi fisik, kerusakan tampak sudah berlangsung lama. Cat plafon mengelupas di beberapa titik, sementara lubang besar di bagian tengah menunjukkan struktur sudah tidak kuat menahan beban.
Diduga kuat, kejadian ini dipicu kombinasi usia bangunan yang tua, kebocoran atap saat musim hujan, dan minimnya perawatan rutin. Plafon gypsum yang basah terus-menerus akan kehilangan daya rekat dan akhirnya runtuh.
*Bahaya Mengintai Saat Jam Bermain*
Beruntung, hingga saat ini belum ada laporan korban luka. Namun jika kejadian terjadi saat anak-anak sedang bermain di luar ruangan, risiko tertimpa material plafon sangat besar. Plafon gypsum memiliki bobot yang cukup berat dan bisa pecah menjadi serpihan tajam saat jatuh.
Selain risiko fisik, debu dan material bangunan yang beterbangan juga berpotensi mengganggu saluran pernapasan anak-anak usia dini yang masih rentan.
*Desakan Audit Keselamatan Sekolah PAUD*
Peristiwa di TK Pertiwi 1 menjadi alarm bagi seluruh lembaga PAUD dan TK di Klaten Selatan. Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten diminta segera melakukan audit keselamatan bangunan sekolah, terutama yang berusia lebih dari 10 tahun.
“Ruang bermain anak harus jadi tempat paling aman. Kalau fasilitasnya saja sudah rusak begini, bagaimana anak bisa belajar dan bermain dengan tenang,” kata seorang wali murid yang enggan disebutkan namanya.
Warga berharap perbaikan dilakukan segera sebelum tahun ajaran baru dimulai. Evakuasi material yang menggantung juga dinilai mendesak untuk mencegah runtuhan susulan.
