Mahasiswa KKN UIN Raden Mas Said Gelar Workshop Media Sosial untuk Angkat Potensi Wisata Kidung Mbah Gombel

 

FLAYER YANG BEREDAR DI MEDSOS

SUMBEREJO, KLATEN – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 26096 Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta menggelar kegiatan Live Workshop Media Sosial dan Publikasi sebagai upaya memperkuat promosi destinasi wisata Kidung Mbah Gombel di Desa Sumberejo, Kecamatan Klaten Selatan. Kegiatan tersebut akan diselenggarakan pada Rabu, 1 Juli 2026 pukul 19.00 WIB hingga selesai di Balai Desa Sumberejo.

Workshop ini menjadi salah satu program kerja unggulan mahasiswa KKN yang berfokus pada pengembangan potensi desa melalui pemanfaatan teknologi digital dan media sosial. Di tengah pesatnya perkembangan platform digital, promosi wisata tidak lagi hanya mengandalkan metode konvensional, tetapi membutuhkan strategi publikasi yang kreatif, menarik, dan mampu menjangkau masyarakat luas.

Ketua Kelompok KKN 26096 UIN Raden Mas Said Surakarta, Andhika Raditya Feriansyah, dalam surat undangan yang diterbitkan pada 29 Juni 2026, menyampaikan bahwa kegiatan ini mengundang Kepala Desa Sumberejo, Sekretaris Desa, TP PKK Desa Sumberejo, Ketua dan Sekretaris BPD, serta perangkat desa untuk bersama-sama mengikuti pelatihan tersebut.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap seluruh unsur pemerintah desa dapat memahami pentingnya media sosial sebagai sarana promosi sekaligus membangun citra positif desa. Dengan kemampuan membuat konten yang menarik, diharapkan potensi wisata lokal dapat dikenal lebih luas dan memberikan dampak terhadap peningkatan kunjungan wisatawan maupun perekonomian masyarakat.

Workshop akan menghadirkan Munawaroh Mawadah, S.Sos, seorang content creator yang memiliki lebih dari 26 ribu pengikut di media sosial. Dalam sesi pelatihan, peserta akan mendapatkan berbagai materi mengenai teknik membuat konten digital, fotografi dan videografi sederhana menggunakan telepon genggam, strategi membangun personal branding destinasi wisata, hingga cara memanfaatkan algoritma media sosial agar konten mampu menjangkau lebih banyak pengguna.

Selain itu, peserta juga akan memperoleh pemahaman mengenai pentingnya konsistensi dalam publikasi, penyusunan narasi promosi yang menarik, penggunaan tagar yang tepat, serta membangun interaksi dengan masyarakat melalui platform digital. Materi tersebut diharapkan dapat langsung diterapkan oleh pemerintah desa maupun pengelola wisata untuk memperkenalkan Kidung Mbah Gombel kepada khalayak yang lebih luas.

Kegiatan akan dipandu oleh Annisa Feby T selaku Master of Ceremony, sehingga pelaksanaan workshop diharapkan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Peserta juga akan diajak mempraktikkan secara langsung pembuatan konten promosi yang efektif sebagai bekal dalam mengembangkan media informasi desa.

Pemilihan tema "Media Sosial dan Publikasi Road to Kidung Mbah Gombel" menunjukkan komitmen mahasiswa KKN untuk tidak hanya melaksanakan program pengabdian yang bersifat seremonial, tetapi juga memberikan solusi nyata bagi pengembangan potensi lokal. Wisata Kidung Mbah Gombel dinilai memiliki daya tarik yang dapat terus dikembangkan apabila didukung dengan strategi promosi digital yang terarah dan berkelanjutan.

Kepala Desa, BPD, PKK, serta seluruh perangkat desa diharapkan dapat menjadi motor penggerak dalam menyebarluaskan informasi mengenai potensi Desa Sumberejo melalui berbagai platform media sosial. Sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan mahasiswa KKN diyakini menjadi langkah strategis dalam membangun identitas desa yang lebih dikenal di tingkat regional maupun nasional.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UIN Raden Mas Said Surakarta ingin menunjukkan bahwa transformasi digital dapat dimulai dari desa. Dengan memanfaatkan media sosial secara optimal, potensi wisata, budaya, maupun produk unggulan desa memiliki peluang besar untuk berkembang, meningkatkan daya saing, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Workshop ini pun diharapkan menjadi awal lahirnya konten-konten kreatif yang mampu mengangkat nama Desa Sumberejo sebagai salah satu desa yang aktif mempromosikan potensi lokal melalui media digital.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama