| Pemilahan sampah untuk dijual |
SUMBEREJO—Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan terus tumbuh di wilayah RT 02 RW 01 Desa Sumberejo. Warga setempat secara rutin melaksanakan kegiatan pengumpulan dan pemilahan barang-barang bekas dari rumah tangga untuk dijual kembali. Hasil penjualan barang bekas tersebut kemudian dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kegiatan lingkungan dan sosial di lingkup warga.
Kegiatan yang dilakukan secara gotong royong itu tampak berlangsung sederhana, namun memiliki dampak besar bagi lingkungan sekitar. Sejumlah warga terlihat memilah berbagai jenis sampah seperti botol plastik, gelas plastik, kardus, kaleng, hingga barang-barang bekas lain yang masih memiliki nilai jual. Barang-barang tersebut dikumpulkan dari rumah warga kemudian dipisahkan sesuai jenisnya agar lebih mudah dijual kepada pengepul.
Ketua RT 02 menyampaikan bahwa kegiatan ini sudah menjadi rutinitas warga sebagai bentuk kepedulian terhadap persoalan sampah yang semakin meningkat di lingkungan permukiman. Menurutnya, langkah sederhana seperti memilah sampah dari rumah mampu membantu mengurangi tumpukan sampah yang selama ini menjadi persoalan di masyarakat.
“Ini kegiatan rutin warga RT 02 RW 01. Barang-barang bekas dari rumah dikumpulkan lalu dipilah. Nantinya dijual dan hasilnya digunakan untuk kegiatan di lingkungan warga. Selain itu, kegiatan ini juga untuk mengurangi sampah yang ada di masyarakat,” ujarnya saat ditemui di lokasi kegiatan.
Ia menjelaskan, tidak semua sampah dibuang begitu saja. Sampah yang masih memiliki nilai ekonomi dipisahkan dan dijual, sedangkan sampah yang tidak bisa dimanfaatkan akan dibuang ke Bank Sampah Sumberejo agar penanganannya lebih tertata dan tidak mencemari lingkungan.
“Kami berusaha agar sampah rumah tangga tidak menumpuk. Yang masih bisa dijual kami kumpulkan, sedangkan yang tidak bisa dimanfaatkan kami buang ke Bank Sampah Sumberejo,” katanya.
Menurut warga, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat kebersamaan antarwarga. Dalam pelaksanaannya, warga bekerja bersama mulai dari mengumpulkan sampah, memilah, hingga membersihkan area sekitar. Suasana gotong royong terlihat kuat karena dilakukan secara sukarela demi menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
Selain berdampak pada kebersihan lingkungan, kegiatan ini juga memberi nilai edukasi kepada masyarakat, terutama anak-anak dan generasi muda, agar mulai membiasakan diri memilah sampah sejak dari rumah. Warga berharap kebiasaan sederhana tersebut dapat menjadi budaya positif yang terus berkembang di tengah masyarakat.
Permasalahan sampah rumah tangga memang menjadi tantangan di banyak wilayah. Kurangnya kesadaran dalam memilah sampah sering menyebabkan lingkungan kotor dan menimbulkan pencemaran.
Semangat gotong royong pilah sampah dibRT 02 RW 1 sumberejo klaten selatan
Karena itu, langkah yang dilakukan warga RT 02 RW 01 dinilai menjadi contoh nyata bagaimana masyarakat dapat ikut berperan aktif dalam menjaga lingkungan tanpa harus menunggu program besar dari pemerintah.
Keberadaan Bank Sampah Sumberejo juga dinilai membantu masyarakat dalam mengelola sampah yang tidak memiliki nilai jual. Dengan pengelolaan yang lebih terorganisir, sampah dapat ditangani dengan baik sehingga tidak dibuang sembarangan ke sungai maupun lahan kosong.
Warga berharap kegiatan tersebut dapat terus berjalan dan mendapat dukungan dari seluruh masyarakat. Selain menjaga kebersihan lingkungan, hasil penjualan barang bekas juga diharapkan mampu membantu kebutuhan kegiatan warga sehingga memberi manfaat ganda bagi masyarakat sekitar.
Semangat gotong royong dan kepedulian lingkungan yang ditunjukkan warga RT 02 RW 01 Desa Sumberejo menjadi bukti bahwa penanganan sampah dapat dimulai dari langkah kecil di tingkat lingkungan. Dengan kebersamaan dan kesadaran masyarakat, lingkungan bersih dan sehat bukan hal yang sulit untuk diwujudkan.
Petugas melakukan kegiatan pemilhan yangbada di RT 02 RW 01 Desa Sumbeeejo klaten selatan