![]() |
| POTO KEGIATAN MALAM INI DI LANTAI 2 YANG DI ADAKAN OLEH KKN UIN RADEN MAS SAID |
SUMBEREJO, KLATEN SELATAN — Komitmen untuk mendukung peningkatan kapasitas generasi muda dan penguatan literasi digital di tingkat desa ditunjukkan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sumberejo dengan menghadiri kegiatan Workshop Media Sosial Branding yang diselenggarakan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Raden Mas Said Surakarta di Aula Lantai II Kantor Desa Sumberejo, Kecamatan Klaten Selatan, Rabu (1/7/2026) malam.
Workshop yang diikuti mahasiswa KKN, Karang Taruna, serta perwakilan pemuda desa tersebut mengangkat pentingnya strategi membangun citra atau branding melalui media sosial. Salah satu materi yang menjadi perhatian peserta ialah penguatan identitas digital bertajuk "Medsos Branding Mbah Gombel", yang dikemas sebagai upaya memanfaatkan media sosial untuk promosi potensi desa dan kreativitas masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Ketua BPD Sumberejo menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN UIN Raden Mas Said Surakarta yang telah menghadirkan kegiatan edukatif dan relevan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, media sosial kini bukan sekadar sarana komunikasi, melainkan telah menjadi instrumen penting dalam membangun citra, menyampaikan informasi, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui promosi potensi lokal.
"Generasi muda harus mampu memanfaatkan media sosial secara positif. Branding yang baik akan menjadi kekuatan dalam mengenalkan potensi desa, produk UMKM, kegiatan masyarakat, hingga berbagai inovasi yang lahir dari warga," ujarnya di hadapan peserta.
Ia juga berharap ilmu yang diperoleh peserta tidak berhenti pada kegiatan workshop semata, tetapi dapat diterapkan secara nyata dalam mengelola akun media sosial organisasi, komunitas, maupun desa sehingga informasi yang disampaikan lebih menarik, kreatif, dan berdampak luas.
Kehadiran Ketua BPD dalam workshop tersebut berdampak pada penyesuaian agenda internal lembaga. Rapat koordinasi rutin BPD Desa Sumberejo yang semula dijadwalkan lebih awal akhirnya diundur dan baru dimulai sekitar pukul 20.00 WIB, setelah Ketua BPD menyelesaikan agenda menghadiri undangan dari mahasiswa KKN.
Penyesuaian jadwal tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan BPD terhadap kegiatan akademik dan pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan di Desa Sumberejo. Menurut Ketua BPD, sinergi antara pemerintah desa, BPD, perguruan tinggi, dan masyarakat merupakan modal penting dalam membangun desa yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan informasi.
Sementara itu, mahasiswa KKN UIN Raden Mas Said Surakarta menyampaikan bahwa workshop ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai teknik membangun identitas digital, membuat konten yang menarik, serta memanfaatkan media sosial secara bijak dan produktif.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan lahir generasi muda Desa Sumberejo yang mampu menjadi kreator konten positif sekaligus duta promosi desa di era digital. Kolaborasi antara mahasiswa KKN, pemerintah desa, BPD, dan elemen masyarakat dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkenalkan potensi Desa Sumberejo kepada masyarakat yang lebih luas.



