Forum BPD Klaten Selatan Bangga Dilibatkan dalam Upacara HUT ke-81 RI Bersama Muspika


SAAT LAKUKAN POTO BERSAMA PARA KETUA BPD SE KECAMATAN KLATEN SELATAN  [DOK.FORUM]


SUMBEREJO, KLATEN SELATAN — Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026 di Kecamatan Klaten Selatan menjadi catatan tersendiri bagi Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Untuk pertama kalinya dalam momentum yang dinilai sangat penting tersebut, jajaran BPD se-Kecamatan Klaten Selatan turut dilibatkan secara langsung dalam rangkaian upacara bersama unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika). Keterlibatan tersebut ditandai dengan adanya undangan resmi dari Panitia Peringatan Hari Jadi ke-222 Kabupaten Klaten dan HUT ke-81 Republik Indonesia tingkat Kecamatan Klaten Selatan Nomor 020/Pan HJK-HUT RI/2026 tertanggal 12 Agustus 2026. Dalam surat tersebut, Ketua BPD/LPMK se-Kecamatan Klaten Selatan diundang untuk mengikuti Upacara Detik-Detik Proklamasi Peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia yang dilaksanakan pada Senin, 17 Agustus 2026 pukul 07.00 WIB di Lapangan Desa Sumberejo. Selain itu, jajaran BPD juga diundang mengikuti upacara penurunan bendera pada pukul 15.30 WIB di lokasi yang sama. 

Bagi Forum BPD Klaten Selatan, keterlibatan tersebut bukan sekadar kehadiran dalam sebuah upacara seremonial. Momentum tersebut dipandang sebagai bentuk penghargaan sekaligus pengakuan terhadap keberadaan BPD sebagai bagian penting dari tata kelola pemerintahan desa. Koordinator BPD Klaten Selatan menyampaikan bahwa keterlibatan BPD dalam kegiatan kenegaraan bersama Muspika merupakan sesuatu yang sangat luar biasa. Menurutnya, selama ini BPD memiliki peran strategis di desa, terutama dalam menjalankan fungsi permusyawaratan, menampung aspirasi masyarakat, serta melakukan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan desa. 

 “Ini merupakan hal yang sangat luar biasa bagi kami. BPD tidak hanya bekerja di tingkat desa, tetapi pada momentum kemerdekaan seperti ini kami juga diberikan ruang untuk bersama-sama dengan Muspika mengikuti upacara. Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh BPD di Klaten Selatan,” ujarnya. Ia menilai, pelibatan BPD dalam upacara HUT Kemerdekaan RI menjadi sebuah sejarah yang patut dicatat dan disampaikan kepada generasi maupun masyarakat desa lainnya. Menurutnya, kemerdekaan tidak hanya dimaknai melalui upacara pengibaran dan penurunan bendera, tetapi juga bagaimana seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat dapat bersatu, termasuk lembaga-lembaga desa. 

 “Ini bagian dari sejarah yang nantinya bisa kita ceritakan kepada yang lain. BPD merupakan bagian dari masyarakat dan pemerintahan desa. Ketika diberikan kesempatan untuk berdiri bersama dalam momentum kemerdekaan, tentu kami merasa bangga. Ini menunjukkan bahwa keberadaan BPD juga mendapatkan perhatian,” katanya. 

Ketua BPD: Sebuah Kebanggaan dan Penghormatan Sejumlah Ketua BPD di wilayah Klaten Selatan juga menyampaikan apresiasi atas keterlibatan tersebut. Ketua BPD Merbung mengatakan bahwa dirinya merasa bangga dapat menjadi bagian dari upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI bersama unsur Muspika Kecamatan Klaten Selatan. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengalaman sekaligus penghormatan tersendiri bagi lembaga BPD. “Bagi kami ini bukan sekadar hadir dalam upacara. 

Ada rasa bangga karena BPD dilibatkan bersama unsur lainnya. Kemerdekaan adalah milik semua, sehingga seluruh unsur masyarakat dan pemerintahan juga harus mempunyai ruang untuk memperingatinya bersama,” ungkapnya. Hal senada disampaikan Ketua BPD Danguran. Ia menilai keterlibatan BPD dalam kegiatan tingkat kecamatan menjadi bentuk sinergi yang positif antara pemerintahan kecamatan, pemerintahan desa dan lembaga desa. Menurutnya, hubungan yang baik antara seluruh unsur tersebut sangat penting untuk mendukung pembangunan di desa. 


“Kami sangat mengapresiasi undangan dan pelibatan BPD ini. Mudah-mudahan bukan hanya dalam kegiatan seremonial, tetapi sinergi seperti ini bisa terus terjalin dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat,” ujarnya. Sementara itu, Ketua BPD Jetis menyampaikan bahwa momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi pengingat bahwa seluruh elemen pemerintahan memiliki tanggung jawab untuk menjaga semangat persatuan. Ia menyebut BPD sebagai lembaga yang bersentuhan langsung dengan masyarakat mempunyai peran penting dalam menjaga komunikasi dan menyerap aspirasi warga. “Semangat kemerdekaan harus kita bawa ke desa. Persatuan, musyawarah dan kebersamaan harus menjadi dasar dalam menjalankan tugas. Karena itu kami menyambut baik ketika BPD dilibatkan dalam kegiatan seperti ini,” katanya. 

Ketua BPD Trunuh juga mengungkapkan rasa bangganya dapat mengikuti rangkaian upacara bersama jajaran Muspika dan BPD lainnya. Menurutnya, momentum tersebut menjadi kesempatan bagi para Ketua BPD untuk semakin memperkuat komunikasi dan kebersamaan antarlembaga. “Ini menjadi pengalaman yang sangat berarti. Kami bisa berkumpul bersama BPD se-Kecamatan Klaten Selatan dalam suasana peringatan kemerdekaan. Harapannya kebersamaan seperti ini terus dijaga dan menjadi energi positif bagi kami dalam menjalankan tugas di desa,” tuturnya. 

Upacara di Lapangan Desa Sumberejo Pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kecamatan Klaten Selatan dipusatkan di Lapangan Desa Sumberejo. Kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-222 Kabupaten Klaten sekaligus HUT ke-81 Republik Indonesia. Surat undangan panitia ditandatangani Ketua Umum Panitia, Muh. Andi Setiawan, S.Si., selaku Kepala Desa Merbung, serta Sekretaris Janice Kalyca, Staf Kecamatan. 


Kegiatan tersebut juga diketahui oleh Camat Klaten Selatan, Ir. Anya Faria Hidayati, M.Si. Dalam surat tersebut, seluruh Ketua BPD/LPMK se-Kecamatan Klaten Selatan diminta hadir dengan mengenakan seragam masing-masing. Bagi Forum BPD Klaten Selatan, keputusan melibatkan BPD dalam kegiatan tersebut memiliki makna yang lebih luas. BPD tidak hanya diposisikan sebagai lembaga yang menjalankan fungsi di dalam pemerintahan desa, tetapi juga sebagai bagian dari unsur masyarakat yang memiliki kontribusi terhadap pembangunan dan kehidupan demokrasi di tingkat desa. 

Keterlibatan tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya membangun hubungan yang harmonis antara BPD, kepala desa, kecamatan, serta unsur masyarakat lainnya. Koordinator Forum BPD Klaten Selatan berharap momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI dapat menjadi titik penguat sinergi antarlembaga. “Harapan kami, semangat kemerdekaan ini tidak berhenti pada upacara. Setelah ini kita kembali ke desa masing-masing dengan semangat yang sama, bagaimana BPD, pemerintah desa dan seluruh masyarakat dapat bekerja bersama untuk membangun desa,” katanya. 

Ia menambahkan, BPD merupakan representasi masyarakat yang mempunyai posisi penting dalam proses pemerintahan desa. Karena itu, komunikasi dan koordinasi antara BPD dengan pemerintah desa maupun kecamatan perlu terus diperkuat. “Ketika semua bisa duduk bersama, berdiri bersama dan bekerja bersama, tentu akan memberikan dampak yang baik. Kami berharap keterlibatan BPD seperti ini dapat terus dipertahankan sebagai bentuk penghargaan dan sinergi,” ujarnya. 

Bagi para Ketua BPD Merbung, Danguran, Jetis dan Trunuh, kehadiran dalam upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Desa Sumberejo bukan hanya menjadi agenda tahunan. Mereka memandangnya sebagai sebuah pengalaman yang memiliki nilai sejarah bagi lembaga BPD. 

Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang diperjuangkan para pahlawan harus terus diisi melalui kerja nyata, pelayanan kepada masyarakat, musyawarah, pengawasan pemerintahan serta menjaga persatuan di tingkat desa. Dengan dilibatkannya BPD bersama Muspika Kecamatan Klaten Selatan, semangat kemerdekaan diharapkan tidak hanya terasa dalam kegiatan upacara, tetapi juga diterjemahkan dalam bentuk kolaborasi nyata untuk mewujudkan pemerintahan desa yang transparan, partisipatif dan semakin dekat dengan masyarakat. Bagi Forum BPD Klaten Selatan, **17 Agustus 2026 akan menjadi salah satu momentum yang akan selalu dikenang: ketika lembaga BPD berdiri bersama Muspika dan seluruh elemen masyarakat dalam memperingati kemerdekaan Republik Indonesia.**






Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama