SIGIT MARYUDA PURNA TUGAS SEBAGAI KETUA RT DUKUH PADANGAN

JADI TIM JURI LOMBA OTOMOTIF MOTOR GRAND NASIONAL

Dari Pengabdian Masyarakat hingga Membangun Komunitas dan Usaha Otomotif

KLATEN — Setelah menjalankan amanah sebagai Ketua RT di Dukuh Padangan, hari ini menjadi momen istimewa bagi Sigit Maryuda. Masa pengabdiannya sebagai Ketua RT resmi berakhir atau purna tugas.

Selama menjabat, Sigit dikenal sebagai sosok yang aktif dalam kehidupan bermasyarakat. Amanah sebagai Ketua RT dijalankan dengan semangat kebersamaan, komunikasi, dan kepedulian terhadap lingkungan serta warga.

Bagi Sigit, menjadi Ketua RT bukan sekadar sebuah jabatan. Ada tanggung jawab untuk hadir di tengah masyarakat, membantu menyelesaikan berbagai persoalan warga, menjaga komunikasi, serta ikut menciptakan lingkungan yang guyub dan harmonis.

Aktif di Dunia Otomotif

Di luar aktivitas kemasyarakatan, nama Sigit Maryuda juga dikenal dalam dunia otomotif. Ia merupakan salah satu pendiri Komunitas Motor Grand Indonesia Klaten, sebuah wadah yang mempertemukan para pecinta otomotif sekaligus membangun persaudaraan dan silaturahmi.

Selain aktif dalam komunitas, Sigit juga menjalankan usaha sebagai CEO bengkel motor dan cat. Dunia otomotif menjadi bagian penting dalam perjalanan hidup dan aktivitas profesionalnya.

Perpaduan antara pengalaman bermasyarakat, aktivitas komunitas, dan dunia usaha menjadikan perjalanan Sigit cukup berwarna. Dari lingkungan masyarakat, komunitas motor, hingga dunia usaha otomotif, semuanya memiliki satu benang merah: membangun hubungan, kepercayaan, dan kebersamaan.

Jabatan Berakhir, Pengabdian Berlanjut

Purna tugas sebagai Ketua RT bukan berarti berakhirnya kontribusi Sigit kepada masyarakat. Justru ini menjadi awal dari babak baru untuk terus berkarya melalui berbagai aktivitas yang selama ini dijalankan.

Warga Dukuh Padangan tentu menyimpan banyak kenangan selama Sigit menjalankan amanah sebagai Ketua RT. Berbagai kegiatan, komunikasi, kebersamaan, dan pelayanan kepada warga menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya.

Selamat purna tugas, Sigit Maryuda.

Terima kasih atas waktu, tenaga, pikiran, dan pengabdian yang telah diberikan kepada masyarakat Dukuh Padangan.

Jabatan boleh berakhir, tetapi silaturahmi, persaudaraan, dan semangat untuk terus bermanfaat bagi masyarakat tidak pernah berhenti.

Semoga Sigit Maryuda senantiasa diberikan kesehatan, kesuksesan dalam usaha, serta terus menjadi inspirasi dalam membangun komunitas dan lingkungan yang penuh kebersamaan.

Dari masyarakat untuk masyarakat.
Mengabdi dengan hati, berkarya dengan semangat.







Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama